Kejang Demam Anak, Jangan Diremehkan Tetapi Jangan Berlebihan

Jurnal Pediatri

Kejang Demam Anak, Jangan Diremehkan Tetapi Jangan Berlebihan

Meski tidak banyak, beberapa anak saat demam dapat mengalami kejang. Angka kejadian kejang demam terjadi pada 2-5 persen anak antara usia 6 bulan sampai 5 tahun. Kejang merupakan hal paling dicemaskan oleh orangtua meski tidak membahayakan dan pada umumnya tidak berdampak buruk pada tumbuh dan berkembangnya anak nantinya.wp-1450306834142.jpg

Dalam menyikapi masalah kejang demam ini, biasanya bukan hanya orangtua yang cemas. Terkadang, sebagian dokter yang menangani juga terbawa arus emosi orangtua dengan melakukan intervensi yang berlebihan khususnya dalam penanganan dan pemeriksaan.

Prosedur penanganan yang seharusnya diminimalkan, tetapi seringkali terlalu kaku dalam menerapkan teori dan protap sehingga menimbulkan penanganan dan pemeriksaan laboratorium yang berlebihan seperti pemeriksaan gula darah, elektrolit, pemeriksaan EEG dan MRI.

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi karena kenaikan suhu tubuh (suhu rektal di atas 38 derajat celcius) yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium atau di luar sistem susunan saraf pusat…

Lihat pos aslinya 998 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s