Tanda dan Gejala Diabetes pada Anak

Diabetes tipe 1 merupakan kondisi dimana pankreas hanya memproduksi sedikit insulin, atau malah tidak memproduksinya sama sekali. Insulin adalah hormon yang diperlukan untuk mengubah gula (glukosa) menjadi energi. Sedangkan diabetes tipe 2 anak mempunyai bakat untuk menderita diabetes tipe ini bila pola hidupnya tidak sehat (makan dan aktivitas tidak seimbang) sehingga terjadi kegemukan., namun baru muncul bila ada pemicunya dari lingkungan. Penyebab diabetes tipe 1 karena sel yang memproduksi insulin dirusak sendiri oleh sistem kekebalan tubuh. Kelainan gen ini dibawa oleh orang tua. Pada diabetes tipe 2 disebabkan gaya hidup pada masyarakat sekarang juga dijumpai pada anak-anak, sehingga kasus diabetes tipe 2 pada anak pun terus meningkat.

DM 1 (Insulin Dependent Diabetes Mellitus), jika tubuhnya memerlukan pasokan insulin dari luar sepenuhnya karena sel-sel pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin. DM tipe 1 disebabkan oleh faktor genetik dan juga faktor pencetus lainnya. Diabetes tipe 1 pada anak memerlukan pengobatan dengan injeksi insulin. Insulin diberikan untuk mengatasi komplikasi akut, mencegah kematian dini, mengurangi risiko terjadinya komplikasi kronis, dan mendukung aktivitas keseharian anak. Anak diabetes harus mendapat injeksi insulin seumur hidup dalam kondisi apapun. Padahal, penyakit ini bisa tidak timbul bila anak menjalani gaya hidup sehat, yakni menjaga keseimbangan antara konsumsi makanan dengan aktivitas.

DM tipe 2 (Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus) terjadi jika pasokan insulin di pankreas tidak mencukupi sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan pengiriman glukosa ke seluruh sel tubuh, namun penderitanya tidak tergantung sepenuhnya pada pasokan insulin dari luar. Sekitar 90 persen kasus diabetes adalah DM tipe 2. Umumnya DM tipe 2 tidak disertai dengan gejala yang spesifik, sehingga banyak penderita tidak menyadarinya. Banyak yang menganggap DM tipe 2 hanya diderita oleh mereka yang berusia lanjut, padahal DM tipe 2 dapat menyerang remaja bahkan anak-anak. Gaya hidup yang tidak sehat dan kegemukan menjadi faktor utama penyebab terjadinya DM2.wp-1482726140251.jpg

TANDA DAN GEJALA

  • cepat sekali haus
  • sering buang air kecil
  • mengeluh kelaparan setiap saat
  • berat badan turun drastis
  • mengeluh lelah atau rewel
  • penglihatan buram
  • Infeksi jamur (anak perempuan dengan diabetes tipe 1 bisa mengalami infeksi jamur pada kelaminnya)
  • Diabetes tipe 1 terjadi di puncak usia anak 5 – 7 tahun.

Komplikasi

  • Komplikasi akut yang dapat berujung pada kematian pasien adalah hiperglikemi karena diabetes belum diobati serta hipoglikemi karena pengobatan yang berlebihan.
  • Komplikasi kronis adalah kelainan pembuluh darah besar di jantung dan otak ataupun pembuluh darah kecil pada mata, ginjal, dan serabut saraf. Hiperglikemi dapat menyebabkan anak selalu lapar, sering kencing, dehidrasi, lemah, kejang, penurunan kesadaran, dan meninggal mendadak. Hipoglikemi sering membuat anak emosional, lelah, keringat dingin, pingsan, dan kerusakan sel permanen sehingga mengganggu fungsi organ dan proses tumbuh kembang anak. Penyakit jantung koroner, gagal ginjal, kebutaan, mati rasa, atau meninggal di usia dewasa muda merupakan komplikasi kronis diabetes yang biasanya terjadi setelah anak jadi remaja.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s