Tips dan Cara Perawatan Bayi Baru Lahir: Masalah Tidur

Cara Merawat Bayi Yang Baru Lahir

TIDUR PADA BAYI BARU LAHIR

  • Bantulah bayi Anda untuk mendapatkan tidur yang cukup. Bayi yang baru lahir mebutuhkan banyak istirahat untuk tumbuh menjadi sehat dan kuat – beberapa bayi dapat tidur hingga 16 jam per hari. Walaupun bayi Anda telah berusia 3 bulan atau lebih, mereka mungkin mampu tidur selama 6-8 jam dalam sekali waktu, pada awalnya, bayi Anda mungkin hanya mampu tidur 2-3 jam dalam satu waktu dan harus dibangunkan jika mereka belum mendapatkan asupan makan selama 4 jam.
  • Beberapa bayi tertentu khususnya dengan masalah hiepersensitif saluran cerna dan bayi dehgan riwayatbalergi memiliki waktu tidur yang membingungkan. Jika bayi gelisah dan sering terjaga pada malam hari, cobalah untuk membatasi stimulasi pada malam hari dengan meredupkan lampu dan menurunkan volume suara, serta bersabarlah hingga bayi Anda mulai memiliki siklus waktu tidur yang normal dan teratur. Tetapi bila dicermati siklus tidur yang normal tersebut terganggua saat bayi mengalami gangguan saluran cerna yang bisa disebabkan karena hipersensitif makanan dari ibunyaa bila bayi munum ASI dan dioerberat dengan terpapar infeksi virus ringan seperti flu yang tidak pernah disadari orang tua bahkan oleh sebagian dokter anak.
  • Pastikan Anda meletakkan bayi Anda dengan tepat untuk menurunkan risiko SIDS.
  • Anda harus mengganti posisi kepala bayi – apakah condong ke kiri atau kanan – untuk menghindari atau menghilangkan “ruam halus” yang tampak pada wajah bayi ketika mereka menghabiskan banyak waktu untuk tidur dengan satu posisi kepala tertentu.
  • Pertimbangkan untuk memberikan ASI kepada bayi Anda yang baru lahir. Jika Anda ingin memberikan ASI, pertama gendong bayi Anda hingga mereka mendapatkan posisi yang nyaman. Anda sebaiknya memposisikan tubuh bayi menghadap Anda sehingga Anda mengarahkan dadanya ke hadapan Anda. Sentuh bibir bagian atas bayi dengan puting susu Anda dan dekatkan bayi Anda ke dada Anda ketika mereka membuka mulut dengan lebar. Ketika mereka melakukan itu, mulut bayi harus menutupi puting susu dan sebagian besar dari areola.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s